Seniman Tua

Nama    : I Gusti Bagus Tika
Tempat/Tgl Lahir : Bungkulan – Buleleng / tahun 1933
Alamat : Banjar Jero Gusti, Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng

RIWAYAT KESENIMANAN / PENGALAMAN

I Gusti Bagus Tika adalah pewaris keseniman  I Gusti Nyoman Panji Gede (Beloh), dari desa Bungkulan, seorang pakar  seni karawitan Lelonggoran dan tabuh-tabuh tua yang pada tahun 1910-an  melanglang buana mengajar  tabuh Lelonggoran dan tabuh-tabuh  (tua – sekarang)  di seluruh kabupaten Buleleng, baik di Buleleng Barat maupun Timur dan sering ikut dalam berbagai aktivitas  Gong Mabarung. ( Baca Ensiklopedi Musik, karangan Made Bandem). Lelonggoran ini lah yang kemudian  menjadi embrio atau cikal bakal dari Gong Kebyar. Foto beliau dimuat dalam beberapa buku Belanda. (Read More)

Nama : Desak Made Parponi
Tempat/Tgl Lahir : Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng / tahun 1943

RIWAYAT KESENIMANAN / PENGALAMAN
Parponi yang lahir di Dusun Satriya desa Bungkulan ini  merupakan seorang penari Arja yang sangat kondang pada masanya.  Ia yang lahir tahun 1943, menamatkan Sekolah Rakyat tahun 1957. Setahun kemudian  dia sudah bergabung dalam satu Sekaa Arja bernama  Bintang Tujuh, setelah berlatih  dan mendalami gerak tari dan nyanyi sebagai seorang penari Arja. Sejak itu  dirinya disibukkan oleh kegiatan ini, baik sebagai penari dan  ikut melatih kader-kader penari Arja di kawasan Buleleng  seperti desa Kl;oincing.(Read More)

Nama : Ni Luh Menek
Tempat/Tgl Lahir : Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng / tahun 1939
Suami : Made Meliun (61 tahun)
Anak    : Putu Ngh Suyatna Yasa ( 46 th)
Made Suyatni (44 th)
Komang Sri Wahyuni (42 th)

PENGALAMAN
- Mulai belajar menari sejak usia 15 Tahun.
- Tahun 1960 sampai sekarang masih aktif sebagai pembina - tari di beberapa
tempat / sanggar di Bali.
- Tahun 1950 an pentas di Istana Merdeka, Jakarta  dan Istana Bogor.
- Tahun 1960 pentas tari di -Solo.
- Meraih Trophy Tari Margapati Th. 1960 dari Pemda Buleleng.
- Juara II lomba tari Taruna Jaya Th. 1984.
- Juara I Lomba tari Taruna Jaya Th. 1985 se Kab. Buleleng.
- Pentas Bersama Gong California Tahun 1985.
- Tahun 1988, menghadiri undangan dari Yayasan Walter Spies dalam rangka Festival An Evolution Of Balinese Performing Arts menampilkan Tari Taruna
Jaya bersama putra putri.
- Tahun 1993 pentas ke Jepang bersama Gong Desa Tejakula.
- Tahun 1996 bersama Gong Smara Ratih Ubud melawat Ke Jepang.

(Read More)

Nama : Jero Dalang Wayan Sidia
Tempat/Tgl Lahir : Dusun Sabi, Desa Suwug, Kecamatan Sawan – Buleleng / tahun 1944
Istri     : Ni Ketut Suartini (48 tahun)
Anak   : Gede Respati (22 tahun)

PENGALAMAN
Wayan Sidia mulai berkesenian sejak usia 15 tahun, diawali dengan melukis wayang  dan belajar menabuh gambelan gender.

Tahun 1960 dia meningkatkan ketrampilan dirinya dengan terus mengasah bakatnya di bidang pedalangan dan mulai pentas di depan umum.  Dalang Wayan Sidia cukup dikagumi dan digemari di masyarakat terutama di Buleleng bagian timur, sehingga dia malang melintang di banyak desa pada berbagai upacara yadnya yang dilaksanakan oleh masyarakat. Ini merupakan pengabdiannya  kepada masyarakat sebagai seorang mangku dalang.(Read More)

Nama : Made Keranca
Tempat/Tgl Lahir : Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng / 4 Agustus
1942
Isteri  : Ni Made Sari  (55 tahun)
Anak  : - Luh Sri Suryati ( 46 tahun )
- Kadek Suryawan ( 44 tahun )
- Putu Sumartana ( 32 tahun )
- Kadek Agus Parwata ( 30 tahun )
- Nyoman Adi Perbawa ( 28 tahun )

PENGALAMAN
- Tahun 1956 mulai menekuni seni tari  dan tabuh.
- Tahun 1959 mulai melatih tari di Desa. Penarungnn Buleleng.
- Tahun 1962 melawat ke Persia membawa misi kesenian Bali.
- Tahun 1972 membawa Misi Kesenian Bali ke Philipina.

(Read More)

Nama : Made Terip
Tempat/Tgl Lahir : Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng / 31 Desember 1953
Isteri   : Ni Wayan Kumini
Anak   : - I Putu Putrawan
- Ni Made Dwi Arini
- Nyoman Budi Astrawan
- Ketut Sudarmawan

PENGALAMAN
-    Sejank usian 12 tanhun mulani belanjar menanbuh.
- Tahun 1960 berganbung dengan sekaa Joged Desa Munduk.
- Tahun 1979 melatih tamu Australia bermain gerantang.
- Sampai sekarang masih tetap membina  dan melatih gong kebyar di beberapa desa di Buleleng.(Read More)